Ramadan, Permintaan Kantong Plastik di Sanga Desa Naik Tiga Kali Lipat
Ramadan, Permintaan Kantong Plastik di Sanga Desa Naik Tiga Kali Lipat--
KORANHARIANMUBA.COM - Permintaan kantong plastik atau plastik pembungkus di wilayah Sanga Desa dalam beberapa hari terakhir mengalami peningkatan signifikan.
Lonjakan tersebut dipicu tingginya aktivitas masyarakat yang berprofesi sebagai penjual takjil musiman selama bulan Ramadan.
Sejumlah pedagang mengaku, permintaan kantong plastik meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan hari biasa. Kondisi ini terjadi hampir di seluruh toko penyedia plastik di wilayah tersebut.Rafik (43), warga Kelurahan Ngulak yang menjual kantong plastik, mengatakan pada hari normal penjualan relatif stabil dan tidak terlalu tinggi.
“Kalau hari biasa itu seminggu paling cuma laku satu bal saja untuk masing-masing ukuran. Tapi saat bulan puasa ini dalam satu hari bisa laku dua sampai tiga bal kantong plastik berbagai ukuran,” ujarnya Senin 2 Maret 2026.
BACA JUGA:Muba Cetak Sejarah: Angka Kemiskinan Turun ke Satu Digit, Bupati Toha Tohet Paparkan LKPJ 2025
Ia menjelaskan, meski permintaan sedang meningkat, harga jual kantong plastik di pasaran belum mengalami kenaikan.
“Untuk ukuran satu kilogram saat ini dijual Rp36 ribu per bal, ukuran setengah kilogram Rp30 ribu per bal, dan ukuran seperempat kilogram Rp24 ribu per bal,” jelasnya.
Lonjakan penggunaan kantong plastik juga diakui para penjual takjil musiman. Reni (35), warga Kelurahan Ngulak I yang berjualan aneka takjil, mengaku kebutuhan plastiknya meningkat selama Ramadan.
“Sehari itu bisa setengah sampai satu bal kantong plastik yang saya gunakan. Memang kesannya tidak ramah lingkungan, tapi mau bagaimana lagi karena belum ada pembungkus alternatif yang benar-benar praktis dan terjangkau,” tuturnya.
Meningkatnya permintaan kantong plastik setiap Ramadan menjadi fenomena rutin di Sanga Desa, seiring bertambahnya jumlah pedagang takjil yang memanfaatkan momentum bulan puasa untuk berjualan.