Disdikbud Muba Perkuat Tata Kelola PAUD, Dukung “Muba Maju Lebih Cepat”
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba membuka kegiatan Pembinaan dan Penguatan Tata Kelola PAUD di Aula Handayani Disdikbud Muba, Senin 2 Maret 2026--
KORANHARIANMUBA.COM - Dalam rangka memperkuat tata kelola dan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin menggelar kegiatan Pemanggilan, Pembinaan dan Penguatan PAUD bagi tenaga ASN (PNS dan PPPK) pada TK Negeri se-Kabupaten Musi Banyuasin.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Handayani Disdikbud Muba, Senin 2 Maret 2026, dibuka langsung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba, Yayan, S.E., M.M. Turut hadir Sekretaris Dinas Sutrisno, S.E., M.Si., Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Susi Indrawati, S.Pd.AUD., M.Si., Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Sobriadi, S.Pd., M.Si., para kepala seksi, serta guru dan kepala sekolah TK Negeri se-Kabupaten Musi Banyuasin.
Dalam laporannya, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF menyampaikan bahwa jumlah TK Negeri di Kabupaten Musi Banyuasin saat ini sebanyak 19 sekolah. Dari jumlah tersebut, baru enam sekolah yang memiliki kepala sekolah definitif, sementara 13 lainnya masih dijabat Pelaksana Tugas (Plt).
Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama dan memerlukan langkah strategis guna memastikan penguatan manajerial serta optimalisasi tata kelola satuan pendidikan.
BACA JUGA:Pasar Sungai Lilin Jadi Titik Rawan Macet Jelang Mudik Lebaran 2026
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan pentingnya menjaga kekompakan, solidaritas, serta komitmen bersama dalam membangun pendidikan berkualitas.
“PAUD harus menjadi ruang belajar yang menyenangkan dan aman bagi anak-anak. Di sinilah fondasi utama pembentukan karakter bangsa dimulai. Guru bukan hanya mengajar, tetapi membentuk nilai, sikap, dan kepribadian anak sejak dini,” tegasnya.
Ia menambahkan, penguatan PAUD merupakan bagian penting dalam mendukung visi Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menuju “Muba Maju Lebih Cepat”. Pendidikan anak usia dini yang kuat akan melahirkan generasi cerdas dan berkarakter sehingga percepatan pembangunan sumber daya manusia dapat terwujud.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyampaikan bahwa digitalisasi pendidikan menjadi program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang harus direspons adaptif oleh seluruh satuan pendidikan.
BACA JUGA:Sumsel Siaga Penuh: Sekda Edward Candra Matangkan Strategi Pengamanan Mudik Idulfitri 1447 H
Ia juga mengingatkan bahwa kebijakan redistribusi guru hendaknya disikapi sebagai tanggung jawab profesional dan bagian dari pengembangan karier, bukan sebagai beban. Guru diminta mengedepankan etika dan perilaku karena akan menjadi teladan bagi peserta didik PAUD.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pembinaan GTK menyoroti masih ditemukannya permasalahan indisipliner yang masuk ke bidangnya, termasuk melalui media sosial dan pesan singkat. Ia mengajak seluruh guru, khususnya PPPK, untuk meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab.
“Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Mari berdisiplin agar apa yang kita peroleh menjadi berkah,” ujarnya.
Ia juga menginformasikan bahwa dalam waktu dekat akan dilaksanakan seleksi kepala sekolah dengan persyaratan nama calon telah tercantum dalam data Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS). Pemanggilan kemungkinan dimulai pada Maret ini bagi yang telah memenuhi syarat, dan guru diimbau rutin memantau informasi melalui situs Ruang GTK.