Pesanan Membludak! Toyota Veloz Hybrid Sudah Dipesan 6.500 Unit di Indonesia
Pesanan Membludak! Toyota Veloz Hybrid Sudah Dipesan 6.500 Unit di Indonesia-foto: google-
HARIANMUBA.BACAKORAN.CO - Minat masyarakat Indonesia terhadap mobil ramah lingkungan terus menunjukkan tren positif.
Hal ini terlihat dari tingginya angka pemesanan Toyota Veloz Hybrid, yang sejak debut globalnya pada November 2025 langsung menjadi primadona di pasar otomotif Tanah Air.
Berdasarkan data dari PT Toyota Astra Motor (TAM), hingga awal Maret 2026 jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) untuk Veloz Hybrid telah mencapai sekitar 6.500 unit.
Angka ini menunjukkan antusiasme yang sangat besar dari konsumen Indonesia terhadap teknologi hybrid yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Direktur Pemasaran TAM, Jap Ernando Demily, menyebutkan bahwa penerimaan pasar terhadap mobil ini jauh melampaui ekspektasi perusahaan.
Ia mengungkapkan bahwa sejak diperkenalkan secara global, permintaan terus meningkat setiap bulannya.
“Penerimaan konsumen Indonesia luar biasa.
BACA JUGA:Legenda Kembali Bangkit: Bocoran Transformasi Toyota Kijang Kapsul 2026 Versi Modern
BACA JUGA:Evolusi Sang Pionir Hybrid, Toyota Innova Zenix 2026 Tampil Lebih Canggih
Hingga hari ini telah tercatat kurang lebih 6.500 inden list sejak November 2025 sampai Februari 2026.
Rata-rata sekitar 1.800 unit per bulan, dan ini meningkat sekitar 180 persen dibandingkan permintaan Veloz
sebelum hadirnya versi hybrid,” ujar Ernando dalam sebuah acara di Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Diumumkan Resmi di IIMS 2026
Toyota secara resmi mengumumkan harga Toyota Veloz Hybrid kepada publik pada ajang otomotif bergengsi Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS 2026).
Kehadiran model ini menjadi salah satu sorotan utama karena menawarkan teknologi elektrifikasi dengan harga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan model hybrid Toyota lainnya.
BACA JUGA:Suzuki Soltanto 125 Resmi Meluncur: Skutik Retro Modern Calon Penantang Baru di Kelas 125cc
Untuk pasar Indonesia, Toyota membanderol Veloz Hybrid dengan harga mulai dari Rp308 juta hingga Rp385 juta.
Rentang harga tersebut membuatnya menjadi salah satu MPV hybrid paling kompetitif di kelasnya.
Kehadiran mobil ini juga menjadi langkah strategis Toyota untuk memperluas pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia.
Sebelumnya, model hybrid Toyota dengan harga paling terjangkau adalah Toyota Yaris Cross Hybrid, yang dijual mulai sekitar Rp437,2 juta.
Dengan harga yang lebih rendah, Veloz Hybrid membuka peluang lebih besar bagi konsumen yang ingin beralih ke mobil ramah lingkungan tanpa harus mengeluarkan biaya terlalu tinggi.
Distribusi Dimulai, Target Rampung April
Tingginya jumlah pemesanan membuat Toyota langsung mempercepat proses distribusi kendaraan kepada konsumen.
TAM mengonfirmasi bahwa pengiriman unit kepada pelanggan telah dimulai sejak akhir Februari 2026.
BACA JUGA:Sedan Listrik Super! YangWang U7 Dibekali Blade Battery Baru dengan Jarak Tempuh Fantastis
Menurut Ernando, Toyota menargetkan sebagian besar pemesan dapat menerima mobil mereka dalam beberapa bulan ke depan.
Bahkan, sebagian konsumen sudah bisa menikmati kendaraan ini untuk kebutuhan mudik Lebaran.
“Distribusi mulai kita lakukan pada minggu terakhir Februari.
Target kami dari total 6.500 unit itu bisa kita selesaikan hingga April 2026,” jelasnya.
Toyota juga menargetkan sekitar 2.000 unit sudah berada di tangan konsumen sebelum momen mudik Lebaran tahun ini.
Dengan demikian, pelanggan yang telah memesan lebih awal bisa merasakan pengalaman berkendara dengan teknologi hybrid saat melakukan perjalanan jauh bersama keluarga.
Mesin Hybrid yang Efisien
BACA JUGA:Sedan Listrik Super! YangWang U7 Dibekali Blade Battery Baru dengan Jarak Tempuh Fantastis
Dari sisi performa, Toyota Veloz Hybrid mengandalkan mesin berkode 2NR-VEX berkapasitas 1.500 cc.
Mesin ini sebenarnya memiliki basis yang sama dengan yang digunakan pada Yaris Cross Hybrid, sehingga sudah terbukti efisien sekaligus bertenaga.
Mesin bensinnya mampu menghasilkan tenaga sekitar 91 PS dengan torsi 121 Nm.
Sementara itu, motor listrik yang terintegrasi di dalam sistem hybrid mampu memberikan tambahan tenaga sebesar 80 PS dengan torsi 141 Nm.
Kombinasi mesin bensin dan motor listrik tersebut dirancang untuk memberikan keseimbangan antara performa, efisiensi bahan bakar, serta emisi yang lebih rendah.
Dalam kondisi tertentu, mobil juga dapat melaju menggunakan tenaga listrik saja, terutama pada kecepatan rendah atau saat kondisi lalu lintas padat.
BACA JUGA:Wuling Hongguang Mini EV 2026: Generasi Terbaru Kini Lebih Canggih, Jarak Tempuh Tembus 300 Km
BACA JUGA:Astra Honda Motor Resmi Perkenalkan Honda Elite 125 2027 dengan Mesin eSP+ Generasi Terbaru
Teknologi hybrid yang digunakan Toyota juga terkenal dengan keandalan serta efisiensinya, karena telah dikembangkan selama lebih dari dua dekade melalui berbagai model global.
Hybrid Makin Diminati
Lonjakan pesanan Toyota Veloz Hybrid menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia mulai semakin terbuka terhadap kendaraan elektrifikasi.
Selain faktor efisiensi bahan bakar, teknologi hybrid juga menawarkan pengalaman berkendara yang lebih halus dan senyap dibandingkan mobil konvensional.
Selain itu, harga yang lebih terjangkau dibandingkan model hybrid lainnya menjadi faktor penting yang mendorong popularitas mobil ini.
Banyak konsumen yang sebelumnya tertarik pada mobil hybrid namun terkendala harga, kini memiliki alternatif yang lebih realistis.
BACA JUGA:Standar Baru SUV Mewah: Chery Tiggo 8 CSH Premium PHEV 2025, Tempuh 1.000 Km Tanpa Bensin?
Toyota sendiri melihat tren ini sebagai sinyal positif bagi perkembangan pasar otomotif nasional menuju era elektrifikasi.
Dengan tingginya angka pemesanan yang sudah mencapai ribuan unit dalam waktu singkat, Toyota Veloz Hybrid berpotensi menjadi salah satu model hybrid terlaris di Indonesia pada tahun 2026.
Jika tren permintaan terus meningkat, bukan tidak mungkin MPV hybrid ini akan menjadi standar baru bagi konsumen keluarga Indonesia yang menginginkan kendaraan hemat bahan bakar, ramah lingkungan, sekaligus tetap nyaman untuk digunakan sehari-hari.