Wabup Muba di Haflah Ponpes Al-Bakhar: Pesantren adalah Benteng Moral Generasi Muda
Wabup Muba di Haflah Ponpes Al-Bakhar--
KORANHARIANMUBA.COM,- Pondok Pesantren (Ponpes) Roudhotul Ulum Al-Bakhar yang terletak di Desa Cinta Karya (C3), Kecamatan Plakat Tinggi, merayakan hari jadinya yang ke-12 dengan penuh khidmat.
Perayaan ini dibalut dalam rangkaian acara Pengajian Akbar, Haflah Akhirussanah, serta Khotmil Qur’an Angkatan ke-10 yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Musi Banyuasin, Kyai Abdur Rohman Husen.
Dalam kunjungannya, Wakil Bupati hadir didampingi Staf Ahli TP PKK Muba, Lili Rohman. Turut hadir pula perwakilan Gubernur Sumatera Selatan, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Dr. Drs. H. Sunarto, M.Si., serta jajaran pejabat daerah, pimpinan pesantren, tokoh agama, dan ratusan wali santri yang memadati halaman pondok pesantren.
Wakil Bupati Muba, Kyai Abdur Rohman Husen, mengawali sambutannya dengan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para santri dan santriwati yang telah menyelesaikan Khotmil Qur’an Angkatan ke-10.
BACA JUGA:Disdikbud Muba Gelar Bimtek LPJ Dana BOSP bagi Kepala Sekolah dan Bendahara SD–SMP
Menurutnya, pencapaian ini merupakan langkah awal yang mulia dalam menjaga pedoman hidup umat Islam.
"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, saya menyampaikan ucapan selamat kepada para santri. Al-Qur’an adalah sumber utama pembentukan akhlakul karimah. Semoga ilmu yang didapat menjadi berkah bagi diri sendiri dan masyarakat," ujar Wabup dengan penuh rasa bangga.
Pesantren sebagai Pilar Karakter Bangsa
Memasuki usia ke-12, Ponpes Roudhotul Ulum Al-Bakhar diharapkan terus konsisten menjadi pusat pendidikan Islam yang unggul.
Wabup menekankan bahwa di tengah derasnya arus globalisasi, pesantren memegang peran strategis sebagai penjaga nilai-nilai luhur dan benteng moral bagi generasi muda agar tidak tergerus dampak negatif zaman.
BACA JUGA:Dinsos Muba Salurkan Bantuan Bupati untuk Anak Kembar Tiga di Babat Toman
"Pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan mitra penting pemerintah dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM). Kami berkomitmen untuk terus mendukung eksistensi pesantren agar mampu mencetak generasi yang berilmu, beriman, dan berintegritas," tambahnya.
Dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
Sejalan dengan visi daerah, Kepala Biro Kesra Sumsel, Dr. Drs. H. Sunarto, M.Si., mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi di bawah kepemimpinan Gubernur Herman Deru menaruh perhatian serius terhadap kesejahteraan pesantren. Sejak tahun 2024, bantuan operasional terus disalurkan untuk menunjang aktivitas pendidikan di lingkungan pondok.
Sunarto merincikan bahwa pada tahun 2024 bantuan sebesar Rp15 juta telah diberikan, diikuti Rp20 juta pada 2025, dan Rp10 juta untuk tahun 2026.
Meskipun terdapat kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah berharap stimulus tersebut dapat membantu operasional pesantren di tengah meningkatnya minat orang tua untuk menyekolahkan anak mereka ke lembaga pendidikan berbasis agama.