Baca Koran harian Muba Online

Pasar Sungai Lilin Jadi Titik Rawan Macet Jelang Mudik Lebaran 2026

Pasar Sungai Lilin Jadi Titik Rawan Macet Jelang Mudik Lebaran 2026--

KORANHARIANMUBA.COM - Arus mudik Lebaran 2026 tinggal menghitung pekan. Sejumlah titik rawan kemacetan mulai dipetakan, termasuk kawasan Pasar Sungai Lilin di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.

Kawasan yang berada di Jalintim Palembang–Jambi tersebut hampir setiap tahun dipadati kendaraan dari berbagai daerah saat musim mudik. Pelat nomor kendaraan dari luar Sumsel, mulai dari Pulau Jawa hingga Sumatera bagian utara, kerap memadati ruas jalan nasional tersebut.

Pasar yang berada tepat di tepi jalan lintas timur itu menjadi salah satu simpul pergerakan masyarakat menjelang Lebaran. Lonjakan aktivitas jual beli, ditambah kendaraan pemudik yang melintas, membuat arus lalu lintas kerap tersendat, terutama pada jam-jam sibuk.

Pada 2026, potensi kemacetan diperkirakan lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Salah satu faktor pemicu adalah beroperasinya ruas Tol Palembang–Betung yang berpotensi menambah volume kendaraan menuju jalur arteri di Sungai Lilin.

BACA JUGA:Gebrakan Awal Maret 2026: Disnakertrans Muba Gandeng PT GPU Gelar Karpet Merah bagi Tenaga Kerja Lokal

Tumpahan kendaraan dari tol dikhawatirkan akan menumpuk di titik pertemuan jalur tersebut, terutama di sekitar Pasar Sungai Lilin. Jika tidak diantisipasi dengan baik, antrean panjang bisa terjadi seperti tahun-tahun sebelumnya.

Selain peningkatan volume kendaraan, aktivitas pedagang yang memanfaatkan bahu jalan turut menyebabkan penyempitan badan jalan. Menjelang Lebaran, jumlah pedagang biasanya bertambah signifikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kondisi ini membuat ruang gerak kendaraan semakin terbatas, apalagi jika terdapat kendaraan yang parkir sembarangan atau pembeli berhenti mendadak di tepi jalan.

Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sungai Lilin telah melakukan berbagai langkah pencegahan, termasuk mengimbau pedagang agar tidak berjualan di bahu jalan demi menjaga kelancaran arus mudik.

BACA JUGA:Polemik PT. SBN : Disnakertrans Muba Tegaskan Perusahaan Wajib Patuhi Aturan Hubungan Industrial

Namun di lapangan, imbauan tersebut belum sepenuhnya dipatuhi. Masih ditemukan pedagang yang membuka lapak di area terlarang sehingga berpotensi memicu kemacetan saat puncak arus mudik.

Masyarakat yang melintasi Jalintim Palembang–Jambi, khususnya di kawasan Sungai Lilin, diimbau untuk mengatur waktu perjalanan dan menghindari jam-jam padat. Pemudik juga diharapkan tetap sabar serta mematuhi arahan petugas di lapangan.

Dengan koordinasi yang lebih ketat antara aparat dan masyarakat, diharapkan kepadatan di Pasar Sungai Lilin dapat dikendalikan sehingga arus mudik Lebaran 2026 tetap lancar dan aman. 

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan