Google Advertisement Below

Herman Deru Resmikan Jalan CSR PT OKI Pulp di Air Sugihan

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meresmikan jalan rabat beton sepanjang 1,4 kilometer di Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten OKI, Jumat, 13 Februari 2026.--

KORANHARIANMUBA.COM - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meresmikan jalan rabat beton sepanjang 1,4 kilometer di Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Jumat, 13 Februari 2026. Infrastruktur tersebut dibangun melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT OKI Pulp & Paper Mills.

Peresmian ini menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah OKI yang dikenal sebagai kabupaten terluas di Sumatera Selatan.

Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa luasnya wilayah OKI menjadi tantangan tersendiri dalam mewujudkan pemerataan pembangunan. Dengan keterbatasan anggaran pemerintah daerah, keterlibatan dunia usaha dinilai sebagai kebutuhan yang tidak terelakkan.

“Kabupaten OKI ini wilayahnya sangat luas. Pemerataan pembangunan tidak mungkin hanya mengandalkan APBD. Karena itu, sinergi dengan dunia usaha menjadi kebutuhan yang harus dibangun secara terkoordinasi,” ujarnya.

BACA JUGA:Penyegaran Organisasi, Tiga PJU Polres Muba Resmi Berganti

BACA JUGA:Dinkes Muba Gelar Pelatihan Service Excellent dan PPI, Perkuat Mutu Layanan Fasyankes

Menurutnya, dengan puluhan izin usaha perkebunan yang tersebar di OKI, sinergi antara pemerintah dan korporasi dapat mempercepat pembangunan sekaligus membantu penanganan persoalan lingkungan, termasuk kebakaran hutan dan lahan.

“Apa yang dilakukan PT OKI Pulp & Paper Mills melalui program CSR ini patut diapresiasi. Ini bukan sekadar membangun jalan, tetapi membuka akses ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Deru.

Bupati OKI, Muchendi, menyebut kontribusi PT OKI Pulp tidak berhenti pada pembangunan jalan sepanjang 1,4 kilometer tersebut. Sebelumnya, perusahaan itu juga membangun jalan sepanjang 4,3 kilometer secara kolaboratif.

“Kontribusi perusahaan sangat membantu percepatan pembangunan infrastruktur di Air Sugihan. Kolaborasi seperti ini penting agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Muchendi.

BACA JUGA:Real Madrid Geser Barcelona Usai Pesta Gol ke Gawang Sociedad

BACA JUGA:Dinsos Muba Pastikan Pendataan dan Bantuan bagi Ibu Fitri Ramayani

Selain dukungan korporasi, pemerintah daerah juga mengalokasikan dana Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk pembangunan jalan cor sepanjang 1,2 kilometer di ibu kota Kecamatan Desa Kerta Mukti, Jalur 27 Air Sugihan.

Muchendi menambahkan, saat meninjau lokasi banjir beberapa waktu lalu, pihak perusahaan juga berkomitmen melakukan normalisasi sungai serta mendukung penyediaan air bersih bagi masyarakat.

“Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dan menjadi model kemitraan pembangunan di wilayah lain di OKI,” katanya.

Terkait penguatan layanan dasar, ia menjelaskan bahwa pembangunan Sarana Pengolahan Air Minum (SPAM) Air Sugihan akan dilanjutkan tahun ini melalui pembangunan Instalasi Pengelolaan Air oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Instalasi tersebut akan memanfaatkan intake dari PT OKI Pulp dengan target 7.200 sambungan rumah yang diupayakan oleh pemerintah provinsi dan kabupaten.

BACA JUGA:Pemkab Muba Perpanjang Perjanjian Kerja Sama Sertifikat Elektronik dengan BSSN

BACA JUGA:Wabup Muba Tegaskan Tindak Lanjut LHP BPK Perumda Tirta Randik

Sementara itu, Vice Director PT OKI Pulp & Paper Mills, Gadang Harto Hartawan, menjelaskan proyek jalan tersebut mencakup pengecoran setebal 21 sentimeter dengan lebar 8 meter. Konstruksi menggunakan wire mesh serta disertai penataan ruang milik jalan guna mencegah penyempitan badan jalan akibat pertumbuhan permukiman dan aktivitas usaha di sekitar Pasar Jeti Sungai Baung.

“Pembangunan jalan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional kami,” ujarnya.

Pembangunan dimulai pada Oktober 2025 dengan estimasi pengerjaan sekitar dua bulan. Jalan yang sebelumnya rusak dan sulit dilalui tersebut kini diharapkan memperlancar arus transportasi dan perdagangan, sekaligus memperkuat konektivitas sosial dan ekonomi masyarakat Desa Bukit Batu dan Air Sugihan sebagai jalur distribusi penting menuju kawasan industri dan permukiman warga. (*)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan