Wabup Netta Edukasi Gizi Seimbang Lewat Program PAHAT SIPIRNA
Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian saat memberikan edukasi gizi seimbang kepada siswa dalam kegiatan PAHAT SIPIRNA di SMP Negeri 1 Banyuasin III--
KORANHARIANMUBA.COM - Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Selatan bersama Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Banyuasin menggelar kegiatan Gerakan Pangan Sehat Isi Piringku Berwarna (PAHAT SIPIRNA) di SMP Negeri 1 Banyuasin III, Kamis 25 Mei 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program penganekaragaman konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) yang menjadi salah satu prioritas ketahanan pangan daerah.
Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian membuka langsung kegiatan sosialisasi tersebut. Ia menegaskan pentingnya edukasi gizi sejak usia sekolah sebagai langkah strategis membentuk generasi sehat dan produktif.
Menurutnya, gerakan PAHAT SIPIRNA bukan sekadar program seremonial, melainkan investasi jangka panjang untuk memutus mata rantai stunting dan menciptakan generasi emas yang unggul.
BACA JUGA:Kemenag Muba dan Pemkab Muba Tertibkan Administrasi Aset Tanah Hibah
“Kunci dari tubuh yang sehat dan cerdas bukanlah makanan yang mahal, melainkan makanan yang beragam dan seimbang. Lewat PAHAT SIPIRNA, kita ingin mengubah pola pikir masyarakat bahwa hidup sehat itu mudah dan bisa memanfaatkan potensi pangan lokal yang ada di sekitar kita,” ujar Netta.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Selatan yang diwakili Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, Eko Ferry Setiawan SP MSi mengatakan, konsep Isi Piringku Berwarna mengajarkan anak-anak mengonsumsi berbagai jenis pangan sesuai proporsi ideal.
Menurutnya, siswa dikenalkan pada pentingnya konsumsi karbohidrat, protein, sayur, dan buah secara seimbang demi mendukung pertumbuhan dan kesehatan tubuh.
Kegiatan berlangsung meriah dan disambut antusias para siswa. Mereka tampak bersemangat mengikuti peragaan Isi Piringku Berwarna yang dipandu Lasmi Yamin menggunakan alat peraga makanan sehat berwarna-warni.
BACA JUGA:Pelabuhan Tanjung Carat Disiapkan Jadi Gerbang Ekonomi Baru Indonesia, Ini Keunggulannya
Gelak tawa dan sorak semangat terdengar ketika para siswa diminta maju menyusun piring sehat mereka sendiri. Selain itu, sesi tanya jawab juga membuat siswa semakin memahami pentingnya makanan B2SA.
Keceriaan siswa semakin lengkap setelah seluruh peserta menerima paket makanan sehat berisi nasi, lauk-pauk, sayur, buah, serta minuman bergizi. Mereka juga mendapatkan souvenir berupa botol minum yang langsung disambut antusias.
Kepala SMP Negeri 1 Banyuasin III, M Taufik mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap edukasi yang diberikan dapat mendorong siswa maupun orang tua menerapkan pola makan sehat di rumah.
“Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran gizi anak meningkat sekaligus mendukung pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber gizi keluarga,” katanya.