Ia menyebutkan bahwa perusahaan ini memiliki sistem pengawasan yang baik, dengan laporan keuangan yang selalu diaudit oleh Inspektorat Pemerintah Kabupaten OKU dan BPKP Perwakilan Sumatera Selatan setiap tahunnya.
Perumda Tirta Raja juga telah mengimplementasikan sistem tata kelola perusahaan yang baik, termasuk pengawasan internal dan manajemen risiko.
Terkait dengan kualitas layanan, Billy menyatakan bahwa manajemen baru Perumda Tirta Raja telah berupaya keras meningkatkan kualitas air yang diterima pelanggan.
Salah satunya adalah dengan melakukan pengurasan rutin pada seluruh instalasi pengolahan air, serta menambahkan bahan kimia untuk memperbaiki kualitas air.
"Kami juga memberikan subsidi bagi pelanggan dengan golongan ekonomi bawah, sebesar 25% dari biaya operasional, agar semua warga OKU tetap dapat menikmati pelayanan air minum," tambahnya.
Menurut Billy, sekitar 50% pegawai Perumda Tirta Raja masih menerima gaji di bawah UMP Provinsi Sumatera Selatan, dan meskipun begitu, pihak manajemen terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan serta kualitas layanan kepada masyarakat. (*)