Debut Manis Dejan/Fadia di India Open 2025, Tantangan Berat Menanti di Babak 16 Besar

Pasangan Ganda Campuran Baru Indonesia Dejan dan Fadia (Foto JPNN)--

KORANHARIANMUBA.COM – Pasangan baru ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti, membuka debut mereka dengan hasil memuaskan di India Open 2025. Bertanding di babak 32 besar pada Selasa 15 Januari 2025 di K.D. Jadhav Indoor Stadium, Dejan/Fadia berhasil mengalahkan pasangan Denmark Mads Vestegaard/Christine Busch dalam dua gim langsung, 21-12, 21-16.  

Meski tampil sebagai pasangan baru, Dejan/Fadia menunjukkan kerja sama solid di laga perdana mereka. Kemenangan ini diraih dalam waktu 33 menit, membuktikan kesiapan mereka menghadapi turnamen bergengsi.  

“Kami berusaha fokus menjalankan game plan yang sudah disiapkan. Permainannya sudah cukup baik, tetapi masih perlu pembenahan agar lebih solid. Komunikasi juga terus kami jaga supaya bisa bermain lebih nyaman,” ujar Dejan melalui keterangan resmi PP PBSI.  

Setelah kemenangan ini, Dejan/Fadia akan menghadapi ujian berat di babak 16 besar. Mereka dijadwalkan bertemu unggulan kedua asal China, Jian Zhen Bang/Wei Ya Xin, pada Kamis (16/1/2025).  

BACA JUGA:Trackhouse Racing Perkenalkan Livery Baru Aprilia RS-GP 2025, Siap Taklukkan MotoGP

BACA JUGA:Keluarga Penerima Manfaat Bakal Terima Program Cadangan Beras

Jian/Wei, pasangan peringkat tiga dunia, melaju ke babak 16 besar usai mengalahkan pasangan Inggris Gregory Mairs/Jenny Mairs dengan skor 21-14, 21-16. Statistik menunjukkan tantangan berat bagi Dejan/Fadia, terutama mengingat Dejan bersama pasangan sebelumnya, Gloria Emanuelle Widjaja, hanya mampu mencatatkan dua kemenangan dari enam pertemuan melawan Jian/Wei.  

“Saya sudah beberapa kali bertemu mereka sebelumnya. Tentu pengalaman itu akan saya komunikasikan dengan Fadia agar kami bisa menyusun strategi yang tepat. Kami akan berusaha maksimal,” ungkap Dejan optimis.  

Bagi Fadia, debut ini memiliki arti penting. Setelah sebelumnya bermain di sektor ganda putri bersama Apriyani Rahayu, kini ia harus membagi fokus di dua sektor: ganda campuran dengan Dejan dan ganda putri bersama Lanny Tria Mayasari.  

“Pola permainan ganda campuran dan ganda putri sangat berbeda. Di ganda campuran, saya harus lebih cepat dalam pergerakan kaki dan mencari celah untuk menyerang,” kata Fadia.  

Meski demikian, pengalaman Fadia bermain di berbagai kombinasi sejak junior bersama Agatha Imanuela hingga kini dipercaya memperkuat dua sektor memberikan kepercayaan diri tambahan bagi dirinya.  

Sayangnya, hasil berbeda dialami pasangan baru lainnya, Rinov Rivaldy/Lisa Ayu Kusumawati, yang harus tersingkir di babak 32 besar. Mereka kalah dari unggulan keempat asal Malaysia, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie, dengan skor 21-17, 21-17.  

Meskipun demikian, debut Dejan/Fadia memberikan harapan besar bagi sektor ganda campuran Indonesia. Pertandingan mereka melawan Jian Zhen Bang/Wei Ya Xin di babak 16 besar akan menjadi ujian sejati untuk melihat sejauh mana potensi pasangan muda ini di level dunia.(*)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan