Babysitter di Palembang Aniaya Anak Majikan, Terekam CCTV dan Jadi Tersangka

Baby sitter penganiaya anak majikan (Foto Ist)--

KORANHARIANMUBA.COM - Seorang babysitter atau asisten rumah tangga (ART) di Kota Palembang berinisial AR (50) resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah kedapatan menganiaya dua anak majikannya. Aksi kekerasan ini terungkap melalui rekaman CCTV di rumah korban dan dilaporkan ke polisi.  

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono, melalui Kasat Reskrim AKBP Yunar Hotma, menjelaskan bahwa penyidikan kasus ini dilakukan oleh Unit PPA Satreskrim Polrestabes Palembang. Saat ini, tersangka telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.  

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tiga saksi, diketahui bahwa motif penganiayaan yang dilakukan AR dilatarbelakangi rasa kesalnya karena tidak diberikan izin pulang oleh majikannya.  

"Ada dua korban dalam kasus ini. Anak pertama mengalami luka di lengan akibat pukulan, sementara anak kedua yang masih berusia 11 bulan mengalami kekerasan di bagian pipi," ungkap AKBP Yunar Hotma, Jumat 31 Januari 2025.

BACA JUGA:Guru dan Tenaga Kependidikan Ikuti Sosialisasi Elektronik Kinerja

BACA JUGA:Tragis! Mandi di Sungai, Warga Muara Enim Ditemukan Tak Bernyawa

Kasus ini pertama kali diketahui oleh orang tua korban, Jemmy (33), warga Jalan Boulevard, Komplek Citra Grand City, Kecamatan Sukarami, Palembang. Saat itu, ia sedang tidak berada di rumah dan mengecek kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di rumahnya.  

Dalam rekaman, terlihat babysitter yang telah bekerja selama 11 bulan tersebut melakukan tindakan kekerasan terhadap anak-anaknya. Tak terima dengan perlakuan tersebut, Jemmy langsung melaporkan kejadian ini ke SPKT Polrestabes Palembang pada Rabu 29 Januari 2025.

Peristiwa penganiayaan itu sendiri terjadi sehari sebelumnya, Selasa 28 Januari 2025sekitar pukul 14.28 WIB.  

Saat ini, penyidik masih melengkapi berkas perkara serta mengumpulkan alat bukti tambahan sebelum diserahkan ke penuntut umum dan dilanjutkan ke persidangan.  

Kasus ini menjadi peringatan bagi para orang tua untuk lebih berhati-hati dalam memilih pengasuh anak, serta pentingnya pengawasan ekstra dalam menjaga keselamatan buah hati di rumah.(*)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan