Liam Lawson Kesulitan di Awal Musim, Red Bull Siapkan Upgrade Mobil

Liam Lawson--
KORANHARIANMUBA.COM- Pembalap muda Red Bull Racing, Liam Lawson, menghadapi awal musim yang sulit di Formula 1 2025. Pada GP China yang berlangsung di Shanghai International Circuit, Sabtu 22 Maret 2025, Lawson hanya mampu finis di posisi ke-12.
Hasil tersebut pun didapat setelah duo Ferrari, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc, didiskualifikasi serta Pierre Gasly tidak memenuhi standar FIA dalam pemeriksaan akhir balapan. Namun, Lawson tetap gagal meraih poin, memperpanjang tren buruknya di awal musim.
Performa kurang meyakinkan ini memicu spekulasi bahwa Racing Bulls tengah menyiapkan Yuki Tsunoda sebagai pengganti Lawson untuk GP Jepang di Suzuka. Bahkan, muncul rumor bahwa Franco Colapinto juga dipertimbangkan untuk menggantikan Lawson di Red Bull Racing.
BACA JUGA:Anthony Ginting Batal Tampil di Kejuaraan Asia 2025, PBSI Tunjuk Chico Wardoyo sebagai Pengganti
BACA JUGA:Franco Morbidelli Tercepat di FP1 MotoGP Amerika 2025, Marc Marquez Alami Crash
Di tengah tekanan dan rumor pemecatan, Team Principal Red Bull Racing, Christian Horner, membela Lawson. Ia menegaskan bahwa masalah utama bukan terletak pada pembalap, melainkan pada mobil yang sulit dikendalikan.
"Mobil ini memang sulit dikemudikan, tetapi Max (Verstappen) bisa mengatasinya," ujar Horner, dikutip dari *RacingNews365.com*.
Horner juga menekankan bahwa Lawson memiliki potensi besar, tetapi belum mampu menunjukkan performa terbaiknya karena mobil yang belum optimal.
"Dia mendapat banyak sorotan media, dan itu memberikan tekanan batin yang besar," lanjut Horner. "Saya turut bersimpati padanya. Dia mengalami beberapa minggu yang mengecewakan."
Untuk membantu Lawson beradaptasi, Red Bull Racing dikabarkan akan membawa pembaruan pada mobil mereka. Tim ingin meningkatkan keseimbangan kendaraan agar lebih sesuai dengan gaya mengemudi Lawson dan lebih kompetitif di trek.
Dengan musim yang masih panjang, Red Bull berharap Lawson bisa segera bangkit dan menunjukkan potensinya sebelum keputusan besar diambil mengenai masa depannya di tim.(*)