Kurangnya Kendali Diri, Beberapa Masalah Kesehatan Mengintai Pasca Perayaan Hari Raya

masalah kesehatan terutama pencernaan (ist)--

KORANHARIANMUBA.COM,Euforia perayaan hari raya, dengan segala hidangan lezat yang tersaji, seringkali membuat kita terlena dan kurang memperhatikan asupan makanan.

Akibatnya, berbagai masalah kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan sistem pencernaan, menjadi ancaman nyata.

Seperti dilansir sumeks.co, gangguan pencernaan atau dispepsia adalah salah satu masalah yang paling sering muncul setelah perayaan hari raya.

Konsumsi berlebihan makanan berlemak, bersantan, dan pedas dapat memicu perut kembung, mual, dan nyeri lambung.

BACA JUGA:Tahun ini menjadi momen yang berbeda bagi Ikang Fawzi dan keluarganya

BACA JUGA:Damkar Kabupaten Banyuasin Antar Pemudik ke Rumah Mertua

Menurut penjelasan dr. Andika Pratama, seorang ahli penyakit dalam, lonjakan pasien dengan keluhan lambung sering terjadi pasca perayaan hari besar seperti Lebaran. Selain itu, diare juga menjadi masalah umum akibat konsumsi makanan yang kurang higienis.

"Makanan yang tidak disimpan dengan benar dapat menjadi sarang bakteri seperti Escherichia coli dan Salmonella, yang dapat menyebabkan diare," jelas dr. Andika.

Tidak hanya gangguan pencernaan, hipertensi dan diabetes juga sering kambuh setelah perayaan hari raya.

Lonjakan konsumsi makanan tinggi garam, gula, dan lemak dapat memicu peningkatan tekanan darah dan kadar gula darah yang tidak terkontrol. Bagi penderita hipertensi dan diabetes, kondisi ini dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani.

"Pasien dengan riwayat hipertensi atau diabetes perlu menjaga pola makan mereka, bahkan saat perayaan. Jangan biarkan kegembiraan hari raya berubah menjadi masalah kesehatan," tambah dr. Andika.

Asam urat juga menjadi keluhan umum pasca perayaan. Konsumsi makanan tinggi purin seperti daging merah, jeroan, dan makanan laut dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah, yang menyebabkan nyeri sendi. "Kami sering menjumpai pasien dengan keluhan nyeri sendi setelah perayaan akibat konsumsi makanan berlebihan. Untuk mengatasinya, penting untuk memperbanyak konsumsi air putih dan mengurangi makanan tinggi purin," ujar dr. Andika.

Para ahli kesehatan menyarankan agar masyarakat segera kembali menerapkan pola makan sehat. Mengonsumsi makanan kaya serat seperti sayur dan buah, mengurangi asupan gula dan lemak, serta berolahraga secara teratur dapat membantu tubuh kembali ke kondisi optimal. Selain itu, menjaga kebersihan makanan dan menghindari konsumsi makanan yang telah lama disimpan juga penting.

"Perayaan hari raya memang dinanti-nanti, tetapi jangan sampai kebiasaan makan yang tidak sehat selama perayaan berdampak buruk pada kesehatan. Jika mengalami gejala yang mencurigakan, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat," tutup dr. Andika

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan