Baca Koran harian Muba Online

Uban di Usia Muda, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Uban di Usia Muda, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya--

KORANHARIANMUBA.COM- Munculnya rambut putih atau uban seringkali diidentikkan dengan proses penuaan. Namun, tak jarang helai-helai perak ini muncul di usia yang terbilang muda, bahkan di usia 20-an atau lebih awal. 

Kondisi yang dikenal sebagai uban prematur ini tentu dapat memengaruhi kepercayaan diri. Lantas, apa sebenarnya yang menyebabkan uban muncul lebih dini dan adakah cara untuk mengatasinya?

Artikel ini akan mengupas tuntas berbagai penyebab munculnya uban di usia muda, mulai dari faktor genetik hingga gaya hidup, serta menyajikan berbagai cara untuk memperlambat kemunculannya dan mengelolanya dengan tepat.

Warna alami rambut kita ditentukan oleh pigmen bernama melanin yang diproduksi oleh sel-sel melanosit di dalam folikel rambut. Terdapat dua jenis melanin utama: eumelanin (penentu warna hitam dan cokelat) dan pheomelanin (penentu warna merah dan kuning). 

BACA JUGA:Mengenal Lebih Dekat Gedung Parlemen RI, Warisan Arsitektur dan Jejak Demokrasi Indonesia

BACA JUGA:Mengenal Wage Rudolf Supratman, Sang Maestro di Balik Lagu Kebangsaan Indonesia Raya

Seiring bertambahnya usia, aktivitas sel melanosit ini akan menurun, sehingga produksi melanin pun berkurang. Akibatnya, rambut yang tumbuh tidak lagi memiliki pigmen warna dan tampak menjadi abu-abu atau putih.

Pada kasus uban prematur, proses penurunan produksi melanin ini terjadi jauh lebih cepat dari yang seharusnya.

Kemunculan uban di usia muda jarang disebabkan oleh satu faktor tunggal. Seringkali, ini merupakan hasil dari kombinasi beberapa faktor, di antaranya:

1. Genetika: Peran Keturunan yang Dominan

Faktor genetik memegang peranan paling signifikan dalam menentukan kapan seseorang akan mulai beruban. Jika orang tua atau kakek-nenek Anda mengalami uban prematur, maka kemungkinan besar Anda juga akan mengalaminya. Ini terkait dengan gen yang mengatur kecepatan penuaan sel-sel melanosit.

BACA JUGA:Lebih Mudah Dicerna, Ini Alasan Susu Kambing Layak Jadi Pilihan

BACA JUGA:Misteri Balok Tjipetir asal Indonesia, Saksi Bisu Perdagangan Global dan Perang Dunia I

2. Kekurangan Nutrisi

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan