Satu Rumah di Talang Leban Batanghari Leko Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta
Petugas Tagana bersama warga dan personel Koramil Batanghari Leko berjibaku memadamkan api di lokasi kebakaran rumah warga Desa Talang Leban--
KORANHARIANMUBA.COM – Musibah kebakaran kembali melanda wilayah Kabupaten Musi Banyuasin. Sebuah rumah milik warga bernama Hermansyah di Desa Talang Leban, Kecamatan Batanghari Leko, ludes terbakar pada Senin 20 Oktober 2025 sekitar pukul 13.00 WIB.
Berdasarkan laporan resmi Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Musi Banyuasin, api diduga berasal dari korsleting listrik yang terjadi di bagian dalam rumah. Dalam waktu singkat, kobaran api melahap seluruh bangunan beserta isinya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sebanyak satu kepala keluarga dengan lima jiwa terdampak langsung akibat kebakaran. Korban kini sementara mengungsi di Koramil Batanghari Leko.
Diketahui, korban memiliki tiga anak yang masih bersekolah, masing-masing satu orang di tingkat SD, SMP, dan SMA. Meski tidak ada korban luka, seluruh harta benda korban habis dilalap api.
BACA JUGA:Muba Sukses Atasi Stunting, Diganjar Penghargaan oleh ADINKES Pusat
Dalam laporan, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp30 juta. Sejumlah barang berharga seperti KTP, Kartu Keluarga, ijazah, surat kendaraan, buku nikah, kulkas, mesin cuci, TV, hingga perabotan rumah tangga ikut terbakar.
“Pemadaman dilakukan bersama warga dan personel Koramil Batanghari Leko. Setelah api padam, dilakukan pendinginan agar tidak terjadi kebakaran susulan,” ungkap petugas Tagana Muba di lokasi kejadian.
Saat ini, kebutuhan mendesak bagi korban adalah pakaian dan bahan makanan. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Sosial telah menerima laporan resmi dan tengah berkoordinasi untuk menyalurkan bantuan tanggap darurat.
“Tagana Muba bersama aparat desa dan pihak Koramil terus memantau kondisi korban serta membantu kebutuhan dasar pascakebakaran,” tambah petugas.
Peristiwa kebakaran ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik, terutama di rumah dengan instalasi lama atau peralatan elektronik berdaya tinggi.