Polda Sumsel Gelar Ops Gaktibplin, Propam Tekankan Disiplin sebagai Wajah Polri
Personel Bid Propam Polda Sumsel melakukan pemeriksaan kelengkapan anggota dalam Ops Gaktibplin di Mapolda Sumsel--
KORANHARIANMUBA.COM- Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sumatera Selatan menggelar Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) di pintu masuk Mapolda Sumsel, Jalan Jenderal Sudirman KM 4,5, Kamis 11 Desember 2025.
Sejak pagi, seluruh personel yang melintas diwajibkan mengikuti pemeriksaan ketat.
Operasi dipimpin Kasubbid Provos AKBP Tito Dani mewakili Kabid Propam Polda Sumsel Kombes Pol Raden Aziz Safiri.
Pemeriksaan melibatkan Biddokkes untuk pengecekan kesehatan serta tim Propam untuk memeriksa sikap tampang, kerapian rambut, kelengkapan seragam, dan kondisi kendaraan dinas baik roda dua maupun roda empat.
BACA JUGA: Jembatan Muara Dua Ambruk, Akses Warga Lumpuh dan Anggota Polisi Nyaris Terjatuh
Sorotan pemeriksaan tidak hanya pada identitas dan kelengkapan pribadi anggota, tetapi juga atribut kendaraan seperti pelat nomor, kaca spion, penggunaan strobo, rotator, hingga standar knalpot.
Penegasan disampaikan bahwa hal-hal kecil mengenai disiplin turut membentuk citra kepolisian di mata publik.
Sebelum operasi dimulai, Kombes Aziz mengingatkan seluruh personel mengenai pentingnya disiplin internal sebagai fondasi pelayanan eksternal yang dipercaya masyarakat.
“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, hindari sikap arogan, dan utamakan etika serta sopan santun. Disiplin adalah jati diri Bhayangkara sejati,” tegasnya.
BACA JUGA:Disdukcapil Muba Raih Top 3 Inovator Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Provinsi
Dalam pelaksanaan operasi, AKBP Tito Dani menyampaikan bahwa sebagian besar anggota Polda Sumsel dinilai patuh. Tidak ditemukan pelanggaran berat, meskipun beberapa pelanggaran ringan seperti rambut terlalu panjang dan masa berlaku SIM yang habis masih ditemukan pada personel dari beberapa satuan.
“Alhamdulillah, tidak ditemukan pelanggaran berat. Ini bukti bahwa personel Polda Sumsel memiliki tingkat disiplin yang tinggi,” ujar Tito.
Ia menegaskan operasi tersebut akan digelar secara rutin guna memastikan standar profesionalisme Polri tetap terjaga. “Kami ingin memastikan seluruh personel menjadi panutan dalam kepatuhan hukum sesuai konsep Polri Presisi dan Polri untuk Masyarakat,” ujarnya.
Ops Gaktibplin kali ini menjadi pengingat bahwa institusi yang kuat lahir dari individu yang patuh. Bid Propam berharap nilai disiplin dapat terus menjadi budaya yang melekat, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat.