Tim Macan Linggau Tangkap Pelaku Pembunuhan Robert Marlando Hararap dalam 24 Jam

Tim Macan Linggau,Tangkap Pelaku Pembunuhan, ungkap kasus dalam 24 Jam--

KORANHARIANMUBA.COM – Tim Macan Linggau berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap Robert Marlando Hararap (20) hanya dalam waktu 1 x 24 jam setelah jasad korban ditemukan. Keberhasilan ini mendapat apresiasi dari ibu korban, Marlina, yang mengungkapkan rasa terima kasihnya melalui akun Facebook miliknya.

"Macan Linggau memang terbaik," tulis Marlina dengan akun Facebook bernama Lina Aping. Ia juga menyampaikan bahwa kronologi lengkap akan dirilis oleh pihak kepolisian dalam waktu dekat.

Jasad Robert Marlando Hararap ditemukan warga di Jalan Kenanga I, Kelurahan Pasar Satelit, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II, pada Selasa, 1 April 2025, sekitar pukul 10.00 WIB. Polisi segera melakukan penyelidikan dan menemukan indikasi bahwa korban mengalami kekerasan, dengan luka bekas benda tumpul di kepala.

BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Gelar Halal Bihalal, Penyapu Jalan hingga Tokoh Lintas Agama Hadir di Griya Agung

BACA JUGA:Dorong Penguatan UMKM dan Perawatan Sentra Ekonomi

Kapolres Lubuk Linggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, melalui Kasat Reskrim AKP M. Kurniawan Azwar dan Kanit Pidum Ipda Suwarno, membenarkan bahwa pelaku telah berhasil diamankan dan kini dalam pemeriksaan.

"Tersangka kini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap motif di balik kejadian ini," jelas Kanit Pidum pada Rabu, 2 April 2025.

Sebelumnya, polisi menduga korban mengalami tindak kekerasan karena ditemukan luka di kepala, serta darah yang keluar dari mulutnya. Dugaan sementara adalah korban dibunuh sebelum dibuang ke lokasi kejadian. Namun, pihak kepolisian masih menyelidiki apakah kasus ini merupakan pembunuhan murni atau ada motif lain seperti perampokan.

 

Marlina, ibu korban, mengenali jasad anaknya dari pakaian yang dikenakan serta bekas tato di tangan kirinya. Ia mengungkapkan bahwa putranya terakhir kali pamit dari rumah pada Minggu, 30 Maret 2025, sekitar pukul 09.00 WIB, untuk bekerja di sebuah tempat pemotongan ayam. Sejak saat itu, ia tidak pernah kembali hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

 

"Awalnya saya pikir dia hanya bermain ke rumah temannya, tapi setelah dicari, dia tidak ditemukan. HP-nya masih aktif, tapi Selasa pagi sudah tidak bisa dihubungi lagi," ungkap Marlina.

 

Saat ini, Tim Macan Linggau terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif pembunuhan ini secara lebih mendalam. Pihak kepolisian berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut setelah proses pemeriksaan selesai dilakukan.(*)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan