Chianina, Jenis Sapi Raksasa dari Italia yang Hasilkan Daging Premium
Chianina, Jenis Sapi Raksasa dari Italia yang Hasilkan Daging Premium --
KORANHARIANMUBA.COM ,- Sapi Chianina, yang dijuluki sebagai "Raksasa Putih", merupakan salah satu ras sapi tertua dan terbesar di dunia.
Berasal dari lembah Val di Chiana di Tuscany, Italia, sapi ini tidak hanya memukau karena ukurannya yang gigantis, tetapi juga karena kualitas dagingnya yang luar biasa yang menjadikannya primadona dalam dunia kuliner, terutama dalam hidangan ikonik Italia, Bistecca alla Fiorentina.
Sejarah sapi Chianina dapat ditelusuri kembali hingga lebih dari 2.200 tahun yang lalu, pada masa Kekaisaran Romawi. Awalnya, sapi ini dimanfaatkan sebagai hewan pekerja yang tangguh untuk membajak ladang dan menarik gerobak karena kekuatan fisiknya yang luar biasa.

Chianina, Jenis Sapi Raksasa dari Italia yang Hasilkan Daging Premium --
Ukirannya yang megah dan bulunya yang putih bersih juga membuatnya sering diikutsertakan dalam berbagai upacara dan prosesi Romawi kuno. Seiring berjalannya waktu, fokus pemeliharaan Chianina bergeser dari hewan pekerja menjadi sapi potong penghasil daging berkualitas tinggi.
BACA JUGA: Minyak Cabai , Si Merah Pedas Penggugah Selera dan Resep Mudah Membuatnya di Rumah
BACA JUGA:Uban di Usia Muda, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Penampilan fisik Chianina sangat mudah dikenali dan membedakannya dari ras sapi lainnya. Berikut adalah ciri-ciri utamanya:
* Ukuran Raksasa: Chianina memegang rekor sebagai salah satu ras sapi tertinggi dan terberat di dunia. Pejantan dewasanya dapat mencapai tinggi hingga 2 meter dengan berat badan melebihi 1.600 kilogram. Betinanya sedikit lebih kecil, namun tetap memiliki postur yang sangat besar.
* Warna Bulu: Ciri khas yang paling menonjol adalah warna bulunya yang putih porselen. Anak sapi Chianina lahir dengan bulu berwarna kemerahan yang akan berubah menjadi putih seiring bertambahnya usia.
* Struktur Tubuh: Memiliki tubuh yang panjang, berotot, dan padat. Garis-garis ototnya terlihat jelas, menunjukkan kekuatan fisiknya.
BACA JUGA:Mengenal Lebih Dekat Gedung Parlemen RI, Warisan Arsitektur dan Jejak Demokrasi Indonesia
BACA JUGA:Mengenal Lebih Dekat Tawon Vespa: Predator Tangguh dengan Peran Vital di Ekosistem
* Tanduk dan Moncong: Tanduknya yang pendek dan seringkali berwarna gelap melengkung ke depan. Area di sekitar moncong dan matanya juga memiliki pigmentasi gelap.