Terapkan Kurikulum Berbasis Cinta untuk Bentuk Karakter Unggul
Terapkan Kurikulum Berbasis Cinta untuk Bentuk Karakter Unggul--
KORANHARIANMUBA.COM,- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Prabumulih mengambil langkah progresif dalam dunia pendidikan dengan menggelar Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
Bertempat di Gedung Kesenian Kota Prabumulih, acara ini dihadiri oleh 160 peserta yang terdiri dari guru, kepala madrasah, dan pengawas madrasah.
Tujuannya adalah untuk mencetak generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan penuh toleransi.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, H. Suyitno, menjelaskan bahwa KBC merupakan bagian dari transformasi kurikulum pendidikan Islam yang lebih humanis dan inklusif.
BACA JUGA:Dokter Hakim Pimpin PMI OKI hingga 2026
Kurikulum ini berfokus pada pembentukan karakter siswa dan dirancang secara khusus untuk menekan kasus perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan.
“KBC sudah sangat baik, tinggal bagaimana implementasinya. Kurikulum ini sudah sesuai kebutuhan dunia pendidikan madrasah,” ujar Suyitno.
Dukungan Penuh Kemenag dan Pemerintah Daerah
Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak. Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumsel, H. Syafitri Irwan, berharap para guru madrasah di Prabumulih dapat memahami dan mengimplementasikan KBC dengan baik.
“Insya Allah, melalui KBC akan lahir generasi-generasi tangguh dan berkarakter kuat, generasi berakhlak mulia dan penuh cinta terhadap sesama,” harapnya.
BACA JUGA:Polisi Gagalkan Peredaran 10.000 Butir Ekstasi di Ogan Ilir
Senada dengan itu, Asisten III Pemerintah Kota Prabumulih, Amilton, yang mewakili Walikota, menyambut baik workshop ini.
Menurutnya, acara ini merupakan wujud nyata sinergi antara Kemenag dan Pemko Prabumulih dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, yang juga sejalan dengan salah satu program prioritas Presiden terpilih.
Workshop KBC ini akan berlangsung selama tiga hari, mencakup berbagai sesi, mulai dari penyusunan draft kurikulum, pelatihan integrasi nilai-nilai cinta dalam pembelajaran, hingga diskusi panel bersama para ahli pendidikan.
Dengan upaya ini, diharapkan KBC dapat membawa dampak nyata dan positif bagi dunia pendidikan di Kota Prabumulih.