Diduga Konsleting Listrik, Rumah Kosong di Tanjung Enim Terbakar
Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api yang melalap rumah warga di Tanjung Enim--
KORANHARIANMUBA.COM- Sebuah rumah kosong milik Robi Musadad (37), warga Jalan BTN Mandala, Kelurahan Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, terbakar diduga akibat korsleting listrik, Kamis 11 Desember 2025 sekitar pukul 15.43 WIB.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Dari informasi yang dihimpun, kebakaran bermula saat Ade Putri, istri pemilik rumah, meninggalkan rumah dalam keadaan terkunci untuk menjemput anaknya. Pada saat bersamaan, Robi Musadad diketahui sedang bekerja di area tambang.
Namun sekitar 15 menit kemudian, saat kembali ke rumah, Ade Putri melihat asap tebal keluar dari arah kamar anaknya. Ia pun langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
BACA JUGA:Begal Modus Penumpang Ojek Diringkus Resmob Polsek Prabumulih Barat
Salah seorang warga, Maryanto, berinisiatif memanggil warga lainnya untuk membantu menyelamatkan barang-barang di dalam rumah sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran. Kepanikan sempat terjadi mengingat jarak antar rumah yang berdekatan sehingga dikhawatirkan api menjalar ke bangunan lain.
Tidak berselang lama, dua unit mobil pemadam kebakaran milik PT Bukit Asam tiba lebih dahulu di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman untuk menahan laju api. Selanjutnya, bantuan tambahan datang dari Pemerintah Kabupaten Muara Enim berupa dua unit mobil damkar serta satu unit mobil damkar Fuso milik PT SBS.
Personel gabungan bekerja keras memadamkan api yang telah melalap sebagian besar bangunan rumah. Setelah hampir satu setengah jam proses pemadaman, api akhirnya berhasil dipadamkan sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya.
Kapolres Muara Enim AKBP Jhoni Eka Putra melalui Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM Situmorang mengatakan, berdasarkan hasil analisis awal Polsek Lawang Kidul, kebakaran diduga kuat dipicu korsleting listrik pada bagian kamar anak.
BACA JUGA:Debit Sungai Ogan Naik, Polsek Muara Kuang Imbau Warga Waspada
“Kondisi rumah yang kosong membuat api dengan cepat membesar sebelum diketahui. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp200 juta dan seluruh bagian rumah mengalami kerusakan berat, terutama di titik awal kebakaran,” ujarnya.
Saat ini, pihak kepolisian telah melakukan serangkaian langkah penanganan, mulai dari mengamankan tempat kejadian perkara, membantu proses pemadaman, menghimbau warga agar tidak mendekat, mencatat keterangan saksi, hingga membuat laporan resmi.
Kasi Humas juga mengimbau masyarakat agar selalu memeriksa instalasi dan perangkat listrik sebelum meninggalkan rumah guna mencegah terjadinya peristiwa serupa di kemudian hari.