Baca Koran harian Muba Online

Pemdes Sinar Tungkal Bersiap Panen Cabai 3 Hektar Awal 2026

Lahan tanaman cabai Program Ketahanan Pangan Desa Sinar Tungkal seluas 3 hektar siap dipanen--

KORANHARIANMUBA.COM - Pemerintah Desa Sinar Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, pada awal tahun 2026 bersiap melaksanakan panen tanaman cabai hasil produksi Program Ketahanan Pangan Tahun 2025.

Kegiatan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah desa dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.

Luas lahan tanaman cabai yang akan dipanen mencapai sekitar 3 hektar. Seluruh lahan tersebut dikelola secara bersama-sama dengan melibatkan kelompok tani serta masyarakat desa, mulai dari tahap penanaman hingga perawatan tanaman.

Kepala Desa Sinar Tungkal, Indra Gunawan, mengatakan bahwa panen cabai ini merupakan hasil dari perencanaan dan pengelolaan Program Ketahanan Pangan yang dijalankan secara maksimal sepanjang tahun 2025.

BACA JUGA:Sumsel Jadi Poros Baru Ekonomi Indonesia Barat Lewat 15 Proyek Strategis

“Alhamdulillah, di awal tahun 2026 ini kami bersiap melakukan panen cabai. Luas tanamnya mencapai 3 hektar dan saat ini kondisinya sangat baik serta siap dipanen,” ujar Indra Gunawan.

Ia menjelaskan, Program Ketahanan Pangan tersebut tidak hanya bertujuan untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakat desa, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan pendapatan warga melalui sektor pertanian.

“Program ketahanan pangan ini kami arahkan agar benar-benar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Selain untuk kebutuhan konsumsi, hasil panen cabai ini juga bisa dipasarkan sehingga menambah penghasilan warga,” jelasnya.

Menurut Indra Gunawan, keberhasilan program ini tidak terlepas dari peran aktif kelompok tani, pendamping desa, serta dukungan penuh masyarakat Desa Sinar Tungkal yang terlibat langsung di lapangan.

BACA JUGA:Sambut Tahun Baru 2026, Polres Muba Gelar Doa Lintas Agama dan Ajak Warga Berempati pada Korban Bencana

“Kami terus melakukan pendampingan dan pengawasan, mulai dari pemilihan bibit, perawatan, hingga persiapan panen. Semua dilakukan bersama agar hasilnya maksimal,” katanya.

Dengan luas lahan yang cukup besar, ia berharap produksi cabai dari Desa Sinar Tungkal mampu membantu menekan fluktuasi harga cabai di pasaran, khususnya di wilayah Kecamatan Tungkal Jaya.

“Kami berharap program ini dapat terus berkelanjutan dan dikembangkan pada komoditas pertanian lainnya di tahun-tahun mendatang, sehingga desa mampu mandiri dalam sektor pangan dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” pungkas Indra Gunawan. 

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan