Baca Koran harian Muba Online

Hari Pertama Kerja 2026, Bupati OKI Safari Jumat dan Tinjau Rumah Warga

Bupati OKI H Muchendi menyerahkan bantuan saat Safari Jumat di Desa Kuripan, Kecamatan Tanjung Lubuk--

KORANHARIANMUBA.COM ,- Mengawali hari pertama kerja di tahun 2026, Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H Muchendi menggelar Safari Jumat di Masjid Al Ikhsan, Desa Kuripan, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten OKI, Jumat 2 Januari 2026.

Kegiatan ini menjadi sarana bagi Bupati OKI beserta jajaran untuk mendengar, melihat, dan menyerap langsung aspirasi masyarakat di tingkat desa.

Dalam sambutannya, Bupati Muchendi menyampaikan bahwa kunjungan langsung ke desa-desa merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan program pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kalau sudah didatangi langsung, insya Allah akan terkenang di hati. Meski tidak mungkin hadir ke seluruh 327 desa di OKI, pemerintah tetap berupaya menghadirkan program pembangunan hingga ke tengah masyarakat,” ujar Muchendi.

BACA JUGA: FKKD Kikim Barat Beri Deadline Warung Asmara Bongkar Usaha hingga 6 Januari 2026

Ia menambahkan, meskipun baru dua kali berkunjung ke wilayah tersebut, sejumlah program pemerintah sudah mulai dirasakan warga, salah satunya melalui perbaikan infrastruktur jalan desa yang menunjang aktivitas masyarakat.

Usai Safari Jumat, Bupati Muchendi meninjau langsung kondisi rumah milik Asmawati, seorang lanjut usia yang tinggal bersama anaknya yang berkebutuhan khusus. Rumah tersebut diketahui tidak layak huni, dengan kondisi atap dapur berlubang dan lantai kayu yang telah lapuk sehingga rawan saat hujan turun.

“Kami tidak punya uang untuk memperbaiki rumah. Untuk makan sehari-hari saja sudah susah,” ujar Asmawati kepada Bupati.

Diketahui, Asmawati telah terdaftar sebagai penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH). Namun, kondisi tempat tinggalnya dinilai membutuhkan penanganan segera. Menanggapi hal tersebut, Bupati Muchendi meminta Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) OKI agar mengusulkan rumah tersebut masuk dalam program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

BACA JUGA:Puluhan Warga Desa Sinar Rambang Jadi Nasabah Bank Sampah Prabumulih

“Agar dimasukkan dalam program RTLH sehingga bisa segera diperbaiki,” kata Muchendi sembari menyerahkan bantuan tali asih kepada Asmawati.

Rombongan Bupati OKI juga meninjau rumah tidak layak huni lainnya yang ditempati tiga bersaudara, yakni Muhammad, Susi, dan Ratih. Ketiganya tinggal di rumah berukuran sekitar 2 x 3 meter yang dinilai sangat tidak layak untuk ditempati.

“Sebelumnya mereka tinggal di kebun, lalu membangun rumah di sini. Kondisinya sangat kecil dan kurang layak,” ujar Ratih, bidan desa setempat.

Melihat langsung kondisi tersebut, Muchendi mengaku prihatin dan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten OKI akan mengupayakan perbaikan secepatnya, terutama pada bagian atap dan struktur bangunan yang sudah tua dan berisiko roboh.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan