
KORANHARIANMUBA.COM - Cabai telah lama menjadi bagian penting dalam kuliner global, memberikan sensasi pedas yang menggugah selera.
Namun, di antara ribuan varietas cabai, ada beberapa jenis yang terkenal karena tingkat kepedasannya yang ekstrem.
Kepedasan cabai diukur menggunakan Skala Scoville, yang menunjukkan jumlah kandungan capsaicin, senyawa kimia yang bertanggung jawab atas rasa pedas.
Berikut adalah beberapa jenis cabai terpedas di dunia yang telah diakui secara internasional.
BACA JUGA:Optimalkan Potensi Sektor Retribusi Pasar
BACA JUGA:Bupati OKU Timur Fokuskan Pembangunan Berkelanjutan
1. Carolina Reaper
- Tingkat Kepedasan: 1.400.000–2.200.000 SHU (Scoville Heat Units)
- Asal: Amerika Serikat
- Penemu: Ed Currie dari PuckerButt Pepper Company
Carolina Reaper memegang rekor sebagai cabai terpedas di dunia menurut Guinness World Records sejak 2013. Bentuknya unik, dengan ujung yang mengerut seperti ekor kalajengking. Rasa pedasnya sangat intens, bahkan bisa menyebabkan sensasi terbakar yang luar biasa. Cabai ini sering digunakan dalam kompetisi makan pedas atau sebagai bahan pembuatan saus super pedas.
2. Trinidad Moruga Scorpion
- Tingkat Kepedasan: 1.200.000–2.000.000 SHU
- Asal: Trinidad dan Tobago
Trinidad Moruga Scorpion pernah memegang gelar cabai terpedas sebelum dikalahkan oleh Carolina Reaper. Cabai ini memiliki bentuk bulat dengan ujung yang runcing seperti sengat kalajengking. Kepedasannya sangat ekstrem, bahkan bisa menyebabkan sensasi panas yang terasa seperti terbakar di kulit jika terkena tangan.