Muba Genjot Transformasi Digital Kesehatan, Prioritaskan Tanda Tangan Elektronik
Muba Genjot Transformasi Digital Kesehatan, Prioritaskan Tanda Tangan Elektronik--
KORANHARIANMUBA.COM,- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) serius mempercepat digitalisasi layanan kesehatan. Dinas Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) Muba telah memulai langkah awal dengan menggelar rapat koordinasi bersama Dinas Kesehatan, RSUD Sekayu, RSUD Bayung Lencir, dan RSUD Sungai Lilin.
Pertemuan ini berfokus pada pemanfaatan Tanda Tangan Elektronik (TTE) sebagai inovasi untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan pelayanan.
Rapat ini menjadi momen penting untuk memetakan kondisi aplikasi dan sistem yang ada di ketiga rumah sakit. Masing-masing RSUD memaparkan sistem dan alur kerja mereka, beserta tantangan teknis, keamanan, dan regulasi yang dihadapi.
Diskusi intensif dilakukan untuk menyamakan persepsi mengenai kebutuhan integrasi TTE dan langkah-langkah penerapannya di seluruh fasilitas kesehatan di Muba.
BACA JUGA:Lantik Dua Pejabat Baru, Kakan Kemenag Muba Tekankan Integritas dan Profesionalisme
BACA JUGA:Pentingnya Keselamatan Pelayaran, Poltektrans SDP dan Dishub Muba Gelar Penyuluhan
Kepala Dinas KOMINFO, Herryandi Sinulingga, menegaskan komitmen Muba untuk bergerak menuju era digital. "Penerapan TTE sesuai regulasi akan memperkuat efisiensi dan keamanan dalam pelayanan kesehatan," ujarnya. Ia menambahkan bahwa langkah selanjutnya adalah berkoordinasi dengan Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) untuk memastikan implementasi sesuai standar.
"Semua ini dilakukan demi percepatan transformasi digital sebagai tindak lanjut Visi dan Misi Bupati Muba HM. Toha dan Wakil Bupati Muba Kyai Rohman, yaitu Muba Maju Lebih Cepat," jelasnya.
Sebagai tindak lanjut, rapat koordinasi dengan BSrE telah dijadwalkan pada Selasa, 29 Juli 2025. Agenda ini akan memfokuskan pada aspek keamanan dan legalitas dokumen digital dalam integrasi TTE. Pemerintah Kabupaten Muba juga akan bekerja sama dengan BSrE untuk menerbitkan sertifikat elektronik TTE bagi para pejabat dan instansi terkait, termasuk seluruh dokter di ketiga RSUD.
"Dengan kolaborasi yang kuat dan strategi yang tepat, kami yakin dapat mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan responsif bagi masyarakat," tutur Jerry Rinoldy, Kepala Bidang Persandian. "Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa semua sistem dapat terintegrasi dengan TTE secara efektif."
BACA JUGA:Perempuan Hebat Muba Berkumpul: Perkuat Peran dalam Komunitas Sawit demi Pembangunan Berkelanjutan
BACA JUGA:Pemkab Muba Luncurkan Aplikasi SKM Terpadu untuk Pelayanan Publik Unggul
Transformasi digital ini diharapkan menjadi langkah awal untuk meningkatkan kualitas dan aksesibilitas layanan kesehatan di Musi Banyuasin. Mari bersama-sama kita dukung perubahan ini untuk masa depan yang lebih baik menuju Muba Maju Lebih Cepat!