4 Terdakwa Korupsi Penjualan Aset Yayasan Batang Hari Sembilan Dijatuhi Vonis 1,5 Tahun Penjara

Minggu 17 Nov 2024 - 19:41 WIB
Reporter : Reno
Editor : Yudistira

KORANHARIANMUBA.COM, - Empat terdakwa kasus korupsi penjualan aset Yayasan Batang Hari Sembilan, yang melibatkan asrama mahasiswa Pondok Mesuji di Jalan Puntodewo, Yogyakarta, dijatuhi vonis masing-masing 1 tahun 6 bulan penjara.

Putusan ini jauh lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang meminta hukuman penjara selama 4 tahun 6 bulan untuk terdakwa Zurike Takarada, Ngesti Widodo, dan Derita Kurniati.

Sementara itu, terdakwa Eti Mulyati dituntut dengan hukuman 5 tahun penjara.

Sebelum membacakan amar putusan, Ketua Majelis Hakim Efriyanto, SH, MH, terlebih dahulu menjelaskan hal-hal yang memberatkan dan meringankan dalam kasus ini.

BACA JUGA:Jelang Akhir Tahun, Harga Bawang Stabil

BACA JUGA:Astaga, Kelakukan Suami Satu Ini Tidak Patut Ditiru, Gadaikan SK PPPK Istri dan Lakukan KDRT, Demi WIL

Hal yang memberatkan adalah bahwa tindakan para terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan korupsi.

Namun, hal yang meringankan adalah sikap sopan para terdakwa selama persidangan dan kenyataan bahwa mereka belum pernah dihukum sebelumnya.

Majelis hakim kemudian memutuskan bahwa para terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dengan tujuan memperkaya diri sendiri atau orang lain, atau suatu korporasi, sesuai dengan dakwaan subsider JPU.

"Mengadili dan menjatuhkan pidana terhadap terdakwa I Derita Kurniati, terdakwa II Ngesti Widodo, terdakwa III Zurike Takarada, dan terdakwa IV Eti Mulyati dengan pidana penjara masing-masing selama 1 tahun 6 bulan," tegas Hakim Ketua saat membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Tipikor Palembang, Kamis 14 November 2024.

Selain hukuman penjara, majelis hakim juga memerintahkan para terdakwa untuk membayar denda sebesar Rp 150 juta, yang jika tidak dibayar, akan digantikan dengan pidana kurungan 4 bulan.

Usai mendengarkan putusan, para terdakwa yang diwakili oleh kuasa hukumnya, bersama dengan Jaksa Penuntut Umum, menyatakan akan melakukan pikir-pikir atas putusan tersebut. (*)

Kategori :