10 Jenis Cabai Terpedas di Dunia, Sensasi Pedas yang Membakar Lidah

Habanero Red Sapina--
Trinidad Moruga Scorpion pernah memegang gelar cabai terpedas sebelum dikalahkan oleh Carolina Reaper. Cabai ini memiliki bentuk bulat dengan ujung yang runcing seperti sengat kalajengking. Kepedasannya sangat ekstrem, bahkan bisa menyebabkan sensasi panas yang terasa seperti terbakar di kulit jika terkena tangan.
3. 7 Pot Douglah
- Tingkat Kepedasan: 1.000.000–1.850.000 SHU
- Asal: Trinidad
7 Pot Douglah dikenal sebagai "cokelat" karena warna kulitnya yang cokelat kehitaman. Cabai ini sangat pedas dan sering digunakan dalam masakan Karibia untuk memberikan rasa yang kuat. Konon, satu cabai ini cukup untuk membuat tujuh pot masakan menjadi pedas.
4. Ghost Pepper (Bhut Jolokia)
- Tingkat Kepedasan: 800.000–1.041.427 SHU
- Asal: India
Ghost Pepper atau Bhut Jolokia sempat memegang rekor sebagai cabai terpedas di dunia sebelum dikalahkan oleh Trinidad Moruga Scorpion. Cabai ini berasal dari India dan sering digunakan dalam masakan tradisional serta sebagai bahan pembuatan saus pedas. Rasa pedasnya bertahan lama dan bisa menyebabkan keringat dingin.
5. Habanero Red Savina
- Tingkat Kepedasan: 350.000–580.000 SHU
- Asal: Meksiko
Habanero Red Savina adalah varietas Habanero yang dikembangkan di California. Meskipun tidak sepedas Carolina Reaper, cabai ini tetap memiliki tingkat kepedasan yang sangat tinggi. Bentuknya kecil dan bulat, dengan warna merah menyala. Cabai ini sering digunakan dalam masakan Meksiko dan saus pedas.
6. Dragon’s Breath