Mungkinkah Mesin V10 Kembali ke Formula 1? FIA dan F1 Mulai Diskusi Serius

Formula 1--

KORANHARIANMUBA.COM- Era keemasan mesin V10 dalam Formula 1 masih melekat di hati para penggemar. Raungan khasnya yang menggelegar membuat mobil F1 pada masa lalu begitu ikonik. Kini, wacana untuk membawa kembali mesin V10 mulai mencuat setelah Presiden FIA, Mohammed Ben Sulayem, memberikan isyarat terbuka mengenai kemungkinan tersebut.  

Dalam unggahan Instagram pada 21 Februari 2025, Mohammed Ben Sulayem membahas arah masa depan Formula 1 dan menyinggung kemungkinan penggunaan mesin V10 berbahan bakar ramah lingkungan.  

"Kami harus mempertimbangkan berbagai arah, termasuk suara menggelegar dari V10 yang menggunakan bahan bakar ramah lingkungan. Arah mana pun yang dipilih, kita harus mendukung tim dan produsen dalam memastikan pengendalian biaya untuk pengeluaran Riset dan Pengembangan," tulisnya.  

BACA JUGA: Veddriq Leonardo Antusias Sambut Piala Dunia Panjat Tebing 2025 di Bali

BACA JUGA:Oppo Reno 8 5g, walau Dirilis 2022 lalu, hingga Kini Masih Dinikmati, Buruan Harga Mulai Turun

Pernyataan ini segera menarik perhatian dunia balap, terutama karena FIA sebelumnya telah menetapkan regulasi mesin baru untuk 2026, yang tetap menggunakan teknologi V6 hybrid.  

Sejak 2014, Formula 1 telah beralih ke mesin V6 hybrid 1.6 liter, dengan fokus pada efisiensi bahan bakar dan pemulihan energi melalui MGU-K dan MGU-H. Meskipun teknologi ini membuat mobil lebih hemat dan ramah lingkungan, banyak penggemar merasa suara mesin V6 hybrid kurang mengesankan dibandingkan era V10.  

CEO Formula 1, Stefano Domenicali, juga memberikan tanggapan mengenai wacana ini. Menurutnya, jika penggunaan bahan bakar berkelanjutan bisa mencapai nol emisi karbon, mungkin F1 tidak perlu menggunakan sistem mesin hybrid yang rumit dan mahal.  

"Kami mungkin berpikir untuk kembali ke mesin yang jauh lebih ringan dan mungkin dengan suara yang lebih bagus," ucap Domenicali.  

Dengan semakin banyaknya suara yang mendukung gagasan ini, FIA mulai mempertimbangkan membentuk kelompok kerja untuk mengeksplorasi kemungkinan pengembalian mesin V10 di masa depan.  

Meski ide ini terdengar menarik, ada tantangan besar yang harus dihadapi sebelum Formula 1 benar-benar bisa kembali ke era V10:  

Regulasi 2026 Sudah Ditentukan  

   - Tim-tim sudah berinvestasi besar dalam pengembangan mesin V6 hybrid baru untuk regulasi 2026. Mengubah aturan lagi dalam waktu singkat akan berdampak besar pada biaya dan strategi tim.  

Fokus F1 pada Teknologi Ramah Lingkungan  

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan